Mengenal Seluk-Beluk Masjid Raya Sumatra Barat di Padang

Siapa yang tak kenal dengan kota Padang? Kota terbesar yang berada di pantai barat pulau Sumatra ini terkenal dengan alam, budaya, dan kuliner yang begitu memikat. Bukan hanya itu, Padang juga populer dengan destinasi wisata religinya, yakni Masjid Raya Sumatra Barat. Masjid unik dengan desain bergaya kearifan lokal ini selalu ramai dikunjungi setiap harinya.

Ingin tahu lebih lanjut tentang masjid besar yang satu ini? Ayo, mengenal seluk-beluk Masjid Raya Sumatra Barat dari informasi berikut!

Sekilas Sejarah dari Masjid Raya Sumatra Barat

Masjid Raya Sumatra Barat

Masjid Raya Sumatra Barat terletak di Jalan Khatib Sulaiman, Alai Parak Kopi, Kecamatan Padang Utara. Gagasan pertama yang menandai proyek pembangunan Masjid Raya Sumatra Barat telah muncul pada tahun 2005. Namun, dorongan untuk membangun masjid ini menguat saat berlangsungnya pertemuan bilateral antara Indonesia dan Malaysia di tahun 2006. Panitia yang kebingungan mencari masjid untuk salat Jumat akhirnya memilih Masjid Agung Tangah Sawah di Bukittinggi.

Setelah kejadian itu, Pemerintah Provinsi Sumatra Barat mengadakan sayembara untuk membuat rancangan masjid. Pemenang dari sayembara ini adalah tim arsitek yang dipimpin oleh Rizal Muslimin. Awalnya, rancangan bentuk atap yang berbentuk gonjong ini menuai polemik karena dinilai tak lazim. Namun, polemik mereda setelah terjadi gempa bumi pada tanggal 13 September 2007.

Peletakan batu pertama dilakukan pada tanggal 21 Desember 2007. Setelah melalui berbagai tahap pembangunan, masjid ini baru dirampungkan pada 4 Januari 2019. Total anggaran yang digunakan untuk pembangunan berjumlah sekitar Rp325―330 miliar.

Keunikan Arsitektur Bangunan Masjid Raya Sumatra Barat

Julukan “Masjid Tanpa Kubah” sangat lekat dengan masjid ini. Bentuk atapnya memang terbilang unik dan menggambarkan arsitektur khas Minangkabau, yakni atap bergonjong. Pada dinding bagian luar, terdapat kaligrafi dan ukiran khas Minang. Masjid Raya Sumatra Barat ditopang 631 tiang pancang dan dilengkapi menara setinggi 85 meter. Tak hanya bentuknya yang unik, masjid ini ternyata dirancang tahan terhadap gempa, lo!

Interior yang Megah dan Bernilai Seni Tinggi

Masjid Raya Sumatra Barat terdiri dari tiga lantai. Lantai duanya berbentuk mezanin yang berbentuk abjad U seluas 1.832 m2. Bagian mihrab dibentuk menyerupai batu hajar Aswad, lalu dihiasi dengan ukiran asmaulhusna yang berwarna keemasan dan berlatar putih. Lantai masjid juga dilengkapi dengan karpet merah yang merupakan hadiah dari Pemerintah Turki. Adapun dinding masjid yang dihias dengan ukiran tempat Al-Qur’an.

Mengapa Perlu Bertandang ke Masjid Ini?

Masjid Raya Sumatra Barat

Bagi Anda yang berencana atau sedang berlibur ke kota Padang, mengunjungi Masjid Raya Sumatra Barat sangat direkomendasikan. Sayang sekali jika sampai tidak mengetahui kemegahan dan keindahan masjid yang satu ini. Masjid Raya Sumatra Barat bisa menambah wawasan sekaligus memberikan pengalaman wisata religi yang tak terlupakan. Terlebih, masjid berkapasitas 6.000 orang ini bisa membuat Anda lebih mencintai keanekaragaman budaya di Indonesia.

Sekian pembahasan tentang seluk-beluk Masjid Raya Sumatra Barat yang berlokasi di kota Padang. Benar-benar destinasi wisata religi yang menakjubkan, bukan? Jangan lupa ajak orang-orang terdekat untuk mengunjungi masjid megah yang satu ini.

Ingin menginap di akomodasi yang berkualitas? Pesan hotel terbaik di Padang melalui Airy dan dapatkan promo hotel menarik! Ada 7 jaminan kenyamanan yang sama di setiap kamar yang akan membuat Anda betah selama beristirahat. Tak perlu khawatir dengan keamanan transaksi karena Airy bebas dari penipuan dan tak mengecewakan.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *