Abah Amir, Menyambung Hidup dengan Berjualan Donat

Ada banyak cara yang bisa kita lakukan untuk mendapatkan penghasilan. Selain bekerja di kantor, kita juga bisa berbisnis, menjadi seorang pekerja lepas, dan masih banyak lagi. Apapun jenis pekerjaannya, kita bisa mendapatkan hasil yang maksimal jika bersungguh-sungguh mengerjakannya. Oleh karena itu, tidak heran jika banyak orang yang bekerja pagi dan malam demi bisa memenuhi kebutuhannya.

Untuk mendapatkan penghasilan dan mencukupi kebutuhan sehari-hari, Abah Amir bekerja sebagai pedagang donat. Ia tetap gigih berjualan meskipun badannya sudah mulai melemah di usianya yang ini menginjak 94 tahun. Jika ia tidak bekerja, Abah Amir tidak akan bisa memenuhi kebutuhan sehari-harinya, apalagi untuk makan. Dengan adanya desakan ekonomi ini, mau tidak mau Mbah Amir harus merelakan waktu senjanya untuk mencari pundi-pundi rupiah.

Sosok Abah Amir

Ada perut yang harus tetap dikenyangkan. Untuk itu, Abah Amir selalu memaksakan badannya untuk bergerak menuju Balubur Townsquare Bandung menggunakan transportasi umum. Ia tidak berjualan di dalam mall, melainkan di pinggir jalan dekat mall tersebut. Tidak sedikit yang membeli donat Abah Amir karena konon rasanya yang sangat enak. Untuk satu buah donatnya dihargai sebesar Rp. 5000 saja.

Namun, Abah Amir tidak memproduksi donat itu sendiri. Ia mengambil donat-donat tersebut dari pabriknya, sehingga ia hanya mendapatkan untung Rp. 500 saja untuk satu buah donatnya. Oleh karena itu, jika 50 donat terjual habis setiap harinya, Abah Amir hanya mendapatkan keuntungan sebesar Rp. 25.000. Penghasilan per harinya ini cukup untuk makan sehari-hari, namun terkadang tidak cukup untuk kebutuhan lainnya.

Saat ini, Abah Amir tinggal seorang diri di sebuah rumah kecil di Jalan Pasir Luhur, Kecamatan Cimenyan, Padasuka, Bandung. Istrinya sudah meninggal dunia beberapa tahun yang lalu, dan Abah Amir sendiri tidak memiliki anak. Meskipun demikian, ia tetap bersyukur atas nikmat Tuhan selama ini karena ia masih diberikan semangat untuk hidup.

Kebaikan untuk Abah Amir

Di usianya yang sudah hampir seabad, Abah Amir sangat gigih dalam mencari uang. Ini tentu saja menjadi contoh bagi kita semua yang masih saja mager alias bermalas-malasan. Dengan kondisi ekonomi yang sulit, Abah Amir tidak ingin merepotkan siapapun. Selama tenaganya masih bisa digunakan, ia akan terus berjualan donat. Perjuangan Abah Amir ini memicu kita untuk senantiasa berbuat baik kepada siapapun.

Untuk memulai hari dengan kebaikan, kita bisa menjadi peserta produk asuransi syariah AlliSya Protection Plus dari Allianz. Produk asuransi syariah yang satu ini bisa memberikan proteksi maksimal berupa perlindungan jiwa dan kesehatan terbaik untuk orang-orang terkasih. Oleh karena itu, kita tidak perlu khawatir dengan jaminan pertanggungan biaya kesehatan maupun jiwa di masa depan.

Selain itu, ada kebaikan lainnya yang bisa kita lakukan melalui Asuransi Syariah Indonesia Allianz. Kita bisa mewakafkan sebagian dari dana musibah untuk membantu orang-orang yang butuh bantuan lebih secara finansial. Dari dana tersebut, kita bisa memberikan kebaikan dan juga manfaat yang berlimpa pada orang-orang di sekitar kita, khususnya yang lebih membutuhkan.

Untuk itu, yuk,  #AwaliDenganKebaikan bersama Allianz. Dengan berbuat baik kepada siapapun, kita bisa memberikan manfaat yang tidak terhingga. Selain itu, menebarkan kebaikan juga bisa membantu Abah Amir untuk mendapatkan kebaikan paket umroh gratis dari Allianz. Oleh karena itu, jadilah orang yang bermanfaat dengan senantiasa menebarkan kebaikan dimanapun kita berada.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *